Kamis, 26 November 2009

Lagi.. Lagi...

Hidup itu turun naik.. kadang turun kadang naik. Kadang stagnant di atas, kadang stagnant di bawah. Warna warni.
Saya bukanlah orang yang punya objektifitas dan logika yang baik. Bisa dikatakan begitu. Saya bekerja berdasarkan insting, saya bicara berdasarkan apa yang saat itu saya rasakan. Termasuk dalam hal menulis.
Banyak orang yang bilang: **PIKIRLAH** sebelum melakukan atau memutuskan sesuatu. Bukan saya gak mau teman, dan bukannya saya gak berusaha. Tapi masih belum bisa.
Mungkin, itulah yang orang bilang: Moody. Mungkin. Emosi saya turun naik, labil macem abege, tapi dengan umur yang semakin menua.
Saya jadi sadar benar dengan quotes ini:
"Semua orang akan beranjak tua, tapi menjadi dewasa adalah pilihan."
Kalo boleh memilih saya juga ingin menjadi dewasa, tapi ternyata toh kalo orang berpikir saya belum dewasa, mungkin bekal keinginan dan usaha saya selama ini untuk menjadi sosok dewasa belum cukup masuk ke dalam kategori "dewasa"
baidewei, ini saya omong serius, bukan dewasa tanda kutip pelem 17 taun ke atas *duhh sempetnya dudul!*
salahkah kalo saya ingin diperlakukan seperti perempuan? emangnya kalo saya sering dudul jadi ada semacam sekat pembeda antara perempuan biasa dan perempuan dudul? toh menurut saya sama-sama perempuan.
Saya juga pengen dapet perhatian, seperti halnya perempuan lain. Dan jangan pikir saya gak punya cita-cita.
Saya memendam banyak cita-cita di dalam pikiran dan diary pribadi saya.
Mestikah saya jabarkan cita-cita saya, agar teman tahu saya ini juga manusia normal?!
saya juga ingin menikah dan punya anak. Kata siapa selamanya saya akan mendudul?
itu kan cuman pendapatmu, teman...
Kalau kamu cuman mengira saya adalah sosok perempuan dudul tidak berotak dan mudah diperlakukan semena-mena, kamu salah teman!
Memang sekian kali kamu hancurkan hati saya. Saya pikir kamu sudah cukup tau dengan kelemahan saya yang satu ini. Apabila ingin menghancurkan kehidupan saya, silahkan hancurkan hati saya.
Silahkan buat saya percaya kepadamu, teman.. lalu kamu khianati saya...
Silahkan buat saya berharap padamu, lalu kamu hancurkan harapan saya
Silahkan berjanjilah pada saya, dan ingkari janji itu
Silakan .. silahkan... toh kamu tau benar kalo perasaan saya hancur, saya tidak akan bisa berpikir dengan benar,,

Bravo, teman... Bravo...
nikmatilah kemenangan mu, teman
terus lah hancurkan lagi dan lagi
Satu hal yang saya yakin, teman..
saya punya Tuhan Yang Maha Adil
hari ini saya dibawah
esok hari saya melesat ke atas..

Silahkan
nikmatilah ;)

Tidak ada komentar: