Kamis, 04 November 2010

bersyukur :)

alhamdulillah,

hari ini saya bangunnya enak sekali, mungkin karena duduk perkaranya udah ketauan..
lucu juga, setaun lebih sepuluh bulan ke belakang saya dikasi cobaan yang tipe-nya nyaris sama, dan penyelesaiannya pun hampir sama! harus diikhlaskan.
mungkin terlalu takut sakit hati dan sedih, saya jadi melempem kayak kerupuk kena air, padahal saya berulang kali bisa menghadapinya dengan gagah berani.

saya rasa ini yang namanya perasaan ikhlas, siap dan menerima apapun yang dikasi-Nya. toh, saya merasa gak melakukan hal buruk selama ini, semua juga udah berusaha dan berdoa. tinggal ikhlasnya aja kali yang belom pol.

udahlah, gil!

saya punya Tuhan, Yang Mencintai saya tanpa henti,
saya masih punya keluarga dan sahabat yang selalu, dan sangat sayang sama saya, tanpa syarat. ga perlu registrasi, ga perlu isi pulsa dulu, tanpa mengenal operator! (loh?)
yang paling penting bisa menerima segala bentuk kekurangan, keburukan, kehilafan saya.

ayo singsingkan lengan baju, tetap semangat!

Rabu, 03 November 2010

"Jangan Sama Orang Sunda!"

saya akan bahas topik yang agak sedikit sensitif di masyarakat kita.
sering denger: jangan mau orang Sunda, orang Sunda: (klik tautan dibawah ini untuk referensi)



Astaghfirullah...

Nyesek ya rasanya, dijudge sama orang yang bahkan gak tau saya itu seperti apa, bahkan ketemu atau berinteraksi pun belom pernah,tapi udah ngasi semacam "wanti-wanti" demi "kebaikan di masa depan" nantinya.

Apa bedanya dengan fitnah kalo begitu? saya dinilai berdasarkan penilaian orang kebanyakan semata, berdasarkan "kata orang bijak" mengenai garis keturunan saya saja.

saya sungguh merasa terpojokkan dengan pernyataan-pernyataan seperti itu.
saya dinilai atas apa yang gak pernah, dan gak akan pernah saya mau lakukan.

saya memang turunan Sunda, dan Allah memang menetapkan saya seperti itu dari saya lahir. memangnya saya punya kuasa untuk milih, untuk dilahirkan dari keluarga suku mana sebelumnya? TIDAK.

Daan, menurut saya, yang namanya manusia pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing, tanpa pandang SARA-nya, karena Allah menciptakan manusia dengan seperti itu.

Alhamdulillah
sungguh beruntungnya saya terlahir dari keluarga muslim yang penuh dengan kasih sayang dan sangat concern atas pendidikan anak-anaknya. Lingkungan gak pernah mengkotak-kotakkan orang berdasarkan hal tersebut diatas.

sangat bersyukurnya saya kalo memang dijauhkan dari orang-orang yang menilai saya berdasarkan suku saja, ya memang orang-orang tersebut tidak baik untuk saya :)

Rabu, 13 Oktober 2010

titik-titik

Dari Anas bin Malik t, ia berkata, 'Rasulullah r bersabda, 'Janganlah seseorang darimu mengharapkan kematian karena mudharat yang dialaminya.

Dan jika harus mengharapkan kematian, hendaklah ia membaca,
"Ya Allah, hidupkan aku selama kehidupan lebih baik bagiku dan matikanlah aku apabila kematian lebih baik bagiku." (HR. al Bukhari)

Sabtu, 09 Oktober 2010

mengeluh

katanya, mengeluh itu tanda hati yang belum ikhlas..
Belum ikhlas nerima kenyataan kalau,
sampai di sisa taun 2010 yang tinggal 2 bulan ini belum juga ada kepastian atau pencapaian apapun.

Bukti kalo emang ga ada yang pasti. Nurani saia menjerit: "ya iyalah, dudul! Kalo semuanya pasti, buat apa ada Tuhan!!"

kondisi saia terakhir ini, kurang nyaman, jenuh, dan sudah mulai kehilangan kata-kata untuk diutarakan, alias sepicles.



Banyak-banyak berdoa aja, semoga perasaan ini gak selamanya, dan akan segera brakhir dengan solusi yang lebih baik lagi, untuk saia, untuk kamu, mereka, kita semua :D

Minggu, 03 Oktober 2010

UUD

Sebelumnya, saia turut berbela sungkawa atas peristiwa-peristiwa yang menimpa Indonesia akhir-akhir ini. Ayo bangkit, saia yakin, bangsa yang besar sebelumnya akan mendapat cobaan yang besar pula.

okei.
bek tu dudul.

saia tau saia bukan abege lagih, walaupun usia saia masih dibawah 20-an *nutupin kepala takut ada yang jitak*. Dan pembicaraan yang banyak terjadi bukan lagi tentang Justin Bibir (kurang "E" ya?!) atau kecengan gueh si anu, tapi gueh jadian sama si ini, yang ternyata selingkuh dengan si itu *lebay a la sinetron*. Juga bukan tentang harga popok ynag gak turun-turun, ataupun uang pensiun yang belum juga dibayarkan. TIDAK. SAIA tidak SETUA ITU.

di Kantor
di ceting
di fb
di rumah
di arisan keluarga
di buka bersama
di halal bil halal
di kandang ayam (emang punya?! *GEDUBRAK)

semuanya UUD
Ujung-Ujungnya Djodoh

#musik: capedeh capedeh capedeh..capedeh capedeh capedeh capedeh capedeh capedeh

saia cuman bisa ngedumel dalam hati, ngeles, atau beralasan..

"aduh emak, abah, oom, tante, uwak, nini, aki, eceu, akang, teteh, nyai, aa, ade... saia teh lagi sibuk menggembala semut gula. kasian kalo saia merit nanti mereka jadi yatim piatu. tenang sajah atuh kalo saia merit nanti semua pasti kebagian kupon makan ama sembako. inget ya tertiblah kalo lagi mengantri, serta buanglah sampah pada tempatnya. peace"

mereka hanya melongo..
dan berdoa semoga ada pria waras, baik hati, siap antar jaga yang bersedia membacakan ayat Kursy dan mengingatkan saia minum obat 3 x sehari tidak kurang dan tidak lebih sebelum menikahi saia.