Minggu, 23 Januari 2011

friendsick (part 2)

And so we talked all night about the rest of our lives

Where we're gonna be when we turn 25
I keep thinkin' times will never change
Keep on thinking things will always be the same
But when we leave this year we won't be coming back


No more hanging out cause we're on a different track

And if you got something that you need to say
You better say it right now cause you don't have another day
Cause we're moving on and we can't slow down


These memories are playing like a film without sound

And I keep thinking of that night in June
I didn't know much of love
But it came too soon
And there was me and you
And when we got real blue
Stay at home talking on the telephone with me
We'd get so excited, we'd get so scared
Laughing at our selves thinking life's not fair
And this is how it feels


As we go on we remember

All the times we had together
And as our lives change come whatever
We will still be Friends Forever


So if we get the big jobs

And we make the big money
When we look back now
Will our jokes still be funny? 
Will we still remember everything we learned in school? 
Still be trying to break every single rule
Will little brainy Bobby be the stockbroker man? 
Can Heather find a job that won't interfere with her tan
I keep, I keep thinking that it's not goodbye
Keep on thinking it's a time to fly
And this is how it feels

We will still be friends forever

Will we think about tomorrow like we think about now? 

Can we survive it out there? 
Can we make it somehow? 
I guess I thought that this would never end
And suddenly it's like we're women and men
Will the past be a shadow that will follow us 'round? 
Will these memories fade when I leave this town
I keep, I keep thinking that it's not goodbye
Keep on thinking it's a time to fly





(Graduation~Vitamin C)


pe-i-jet-jet-a = pijja!





Jumat, 21 Januari 2011

friendsick

saya merasa seperti zombie akhir-akhir ini. oke saya ralat, zombie cantik, baik hati, tidak sombong, dan rajin menabung *AYO SEMUA BILANG AMIN*

bangun pagi, ke kantor, nyalain kompie, bengong, ketik2, bengong lagi, ketik2 lagi, bengong, ngantuk, download naskah, edit monitor, bengong lagi, lembur lagi, dan semua itu mengenyangkan saudara-saudara!

bukan saya gak mau kerja, tapi..saya benar merasa kesepian. bukan kesepian yang bikin saya jadi sibuk membuang pulsa saya di layanan telepon premium untuk haha hihi bersama brondie. bukan.. pekerjaan membuat saya mengautis sendiri, tanpa ye em, tanpa ef be, tanpa blog, tanpa temen-temen, dan yang pasti tanpa 'itu tuhhh'.. *kriik kriik kriik*

bukan saya gak punya temen di kantor, tapi rasanya beda ya kalo belom nemuin the real partner in crime seperti mereka-mereka ini :D
miss u-muc-si
itu foto taun 2008, waktu sisi ama mucil masih pada gadis *oops*, uwi masih suka berburu harta karun di gedebage supermall, dan saya masih baik hati, rajin menabung, toleransi,senang menolong polos seperti biasanya. ahh how I miss you all gurlz!
me lately hanya bertemankan mereka sahaja: 
coklat,plesdis,notes, 'real friends of mine, lately'
huuuks!!! 
enak sih temenan ama coklat, tapi pipi dan 'tas pinggang' saya bisa semakin melebar kalo saya terus-terusan membina persahabatan dengannya fufufu.
kabarnya si plesdis lagi sakit kena virus kemarin dan saya belom ketemu si bopbi buat minta bantuan nyembuhinnya. 
si notes, dia sih sepertinya masih baik-baik saja, tapi catatan di dalamnya mengingatkan saya pada deadline yang terkutuk harus dikejar.

ahh saya bener-bener friendsick. saya curi-curi waktu istirahat makan siang dan lembur buat sekedar menyapa sahabat-sahabat saya. dan, aaah friendsicknya semakin menjadi. kita harus segera bertemu, dear! ngalor ngidul, nggosyip, ketawa sepuasnya, saling menculei, dan saling berpelukan seperti dulu lagi.
"many people will walk in and out of your life, but only true friends will leave footprints in your heart" (Eleanor Roosevelt)




Senin, 10 Januari 2011

Berikan Saya Rahim Sekali Lagi

Kebayang gak apa yang akan terjadi sama seorang wanita kalo dia terpaksa kehilangan rahimnya?Kisah ini benar-benar menginspirasi sekaligus memotivasi diri saya. Hidup itu memang rangkaian masalah, yang harus diperjuangkan *nangis terharu di pojokan*.


Kenyataan pahit ini adalah kisah nyata saya sendiri. Dokter ahli kandungan terpaksa mengangkat rahimku karena telah bersarang myoma yang cukup akut. Seketika itu juga saya merasa limbung dan dunia akan runtuh. Saya tidak sanggup membayangkan harus kehilangan mahkotaku di umur 29 tahun ini.

Sampai suatu hari, Allah Swt. membuatku sadar dengan musibah tsunami di Aceh pada Desember 2004. Saya sangat syok ketika kapal dengan berat ribuan ton bisa sampai tersapu dari lautan ke tengah kota, dan begitu banyak korban yang jatuh akibat besarnya gempa dan tsunami waktu itu. Allahu Akbar! Allahu 'ala kulli syai'in qodiir! Sejak kejadian itu, saya berpikir, mengapa harus takut kehilangan rahim, sedangkan rahim itu juga kepunyaan dan ciptaan Allah Swt.?

Jika pengangkatan rahimku memang sudah menjadi ketentuan-Nya, saya pun ikhlas menjalaninya. Akhirnya di awal 2005, saya menjalani operasi pengangkatan rahim dengan kemantapan hati. Sebelumnya, saya menyelesaikan semua pekerjaan saya dengan baik karena siapa yang tahu umur saya sampai dimana? Setidaknya jika saya harus mati ketika operasi, saya telah memenuhi segala tanggung jawab saya dengan baik.

Tanpa disadari, sebulan setelah operasi saya menjalani kehidupan dengan penuh kepasrahan. Sejak saat itu, saya tidak lagi mengalami menstruasi. Saya benar-benar kehilangan harapan untuk memberikan adik perempuan kepada anak semata wayangku.

Tak bisa dipungkiri, kehilangan rahim membuat saya merasa sangat tidak berarti di depan suami saya. Ketika kakak lelaki atau kerabat-kerabat saya bertanya tentang kemungkinan untuk memiliki anak lagi, saya merasa sangat terpukul, tapi saya tetap percaya Allah bisa.

Setiap selesai salat, dalam doa saya bermunajat "Ya Rabb, tidak ada yang tidak bisa Kau lakukan untuk menyempurnakan kembali kekurangan fisikku. Amin." Saya berdoa sambil membayangkan tayangan televisi tentang tsunami Aceh, dan sangat mudah bagi-Nya untuk mengembalikan kondisi Aceh seperti sedia kala, jika Ia berkehendak.

Dua bulan kemudian, keajaiban pun terjadi. Subhanallah, saya menstruasi! Saya segera menemui dokter kandungan. Menurut dokter karena rahimku telah diangkat tidak mungkin itu merupakan darah menstruasi dan saya tetap tidak mungkin untuk hamil. Saya pulang dengan sangat bersyukur atas karunia yang Allah berikan. Saya terus berucap "Wallahu'ala kulli syai'in Qadir."

Saya menjalani hari-hari dengan penuh kesyukuran, sampai suatu hari haid saya terhenti. Saya merasa sedih dan bertanya-tanya, apakah sudah waktunya saya tidak seperti wanita kebanyakan? Saya kembali memeriksakan diri ke dokter, dan kamu tahu pembaca? Air mata saya berlinang ketika dokter mendiagnosis saya positif hamil!Subhanallah. Dari hasil tes urin dan USG menunjukkan saya sempurna lagi tanpa adanya tanda-tanda pernah mengalami penyakit. Allahu Akbar. Ya Tuhan, tidak ada yang tidak mungkin bagi-Mu.

Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah

kisah dari ESK- Indonesia


Sumber Majalah UMMI, disarikan dari sini
gambar dari sini



Selasa, 04 Januari 2011

this is how you guys suppose to treat girls! ;D

when you break her heart ~ the pain NEVER really goes away


when she misses you ~ she's hurting inside


when she says it's over ~ she still wants you to be her


when she walks away from you ~ follow her


when she stares at your lip ~ kiss her


when she pushes you or hit you ~ grab her and don't let go


when she starts cursing at you ~ kiss her and tell her that you love her


when she ignore's you ~ give her your attention


when she pulls away ~ pull her back


when you see her at her worst ~ tell her that she's beautiful


when you see her crying ~ just hold her and don't say a word


when you see her walking ~ sneak up and hug her waist from behind


when she's scared ~ protect her


when she lay's her head to your shoulder ~ tilt her head up and kiss her


when she steals your favorite hat ~ let her keep it and sleep with it for tonight


when she tease's you ~ tease her back and make her laugh


when she doesn't answer for a long time ~ reasure her that everything is okay


when she looks at you with doubt ~ back yourself up with the TRUTH


when she say's that she likes you ~ she really does more than you could understand


when she grab's at your hands ~  hold her's and play with her fingers


when she bump's into you ~ bump into her and make her laugh


when she tell's you a secret ~ keep it safe and untold


when she looks at you in your eyes ~ don't look away until she does


when she says that she's OK ~ don't believe it, keep talk with her


when she mad ~ hug her tight and don't let go


when she runs up at you crying ~ the first thing you say is "who's ass am I kicking today, baby?"


when she's bored and sad ~ hang out with her




*stay on the phone even she's not saying anything
*DON'T LET her have the last words
*say you love her more than she could ever love you
*DON'T call her hot, but georgeus or beautiful is so much better
*argue that she is the best girl ever
*watch her favorite movie with her, even if you think it's stupid
*let her know she's important
*call her before you sleep and after you wake up
*call her at 12 am on her birthday and tell her you love her
*tease her and let her tease you back
*let her wear your clothes
*treat her like she's all that matters to you


[nyomot dari bulletin friendster jadul]

Minggu, 02 Januari 2011

what makes your criteria?

"suka mobil kayak apa?"
"warna favorit?"
"kamu suka cewek yang kayak gimana?"
"tipe cowok idaman"

dan masih banyak ungkapan lain tentang kriteria. emang apa sih yang membuat kriteria itu? saya sendiri kalo ditanya orang sama pertanyaan macem begini jadi agak hati-hati juga jawabnya. Bukan, bukan hati-hati kayak pas mau nyebrang di jalan raya, tapi hati-hati supaya gak nimbulin pemikiran jelek atau nyinggung si penanya.

well, ini hal yang sangat subyektif, kan? setidaknya menurut saya. karena kalo saya pikir, kriteria itu hanya masalah personal taste dan hak perorangan. tapi, entahlah kalo ada orang selain saya yang membuat kriterianya sesuai dengan perhitungan logis dan pedoman ilmiah lainnya.

tapi..tapi.. tapi.. apa coba artinya kriteria-kriteria yang banyak itu kalo gak bikin kita nyaman atau jadi diri sendiri?!
 nyaman dan jadi diri sendiri, itu hal paling utama, yang lain bisa nyusul pake bus berikutnya yaa:)

so, what makes your criteria?