Lemna minor (Rumput Bebek/ Ki Ambang)
Lemna minor termasuk ke dalam famili Lemnaceae, atau keluarga rumput bebek. Lemna merupakan tumbuhan akuatik yang tumbuh dengan cepat dan hidup mengambang di perairan. Bentuknya kecil, dengan panjang daun sekitar 5 mm. Lemna bereproduksi secara vegetatif tunas dan merupakan tumbuhan hari pendek (short day plant). Ketika rumput bebek sudah berkembang di perairan dapat dihilangkan dengan cara mekanis, yaitu dengan cara penambahan ikan herbivor atau dengan menggunakan herbisida. (Anonim 1, 2007)
Berikut ini adalah taksonomi dari Lemna minor:
Kingdom: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Ordo: Alismatales
Famili: Arecaceae
Genus: Lemna
Spesies: Lemna minor
(Anonim 1, 2007)
Sistem yang menggunakan rumput bebek, bergantung pada serangkaian proses pengolahan untuk memperoleh luapan yang berkualitas tinggi. Limbah dapat diolah secara sederhana dan dialirkan ke kolam rumput bebek atau ke beberapa saluran dangkal yang berbelok-belok tempat Lemna tumbuh yang ukurannya cukup fleksibel. Dari
Kualitas perairan di Jawa Barat umumnya semakin memburuk. Hal tersebut diakibatkan pencemaran dari limbah buangan industri, rumah tangga, rumah sakit, bahkan pertanian. Fungsi utama perairan itu sendiri adalah sebagai pemenuh kebutuhan manusi, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Pemenuhan kebutuhan langsung antara lain adalah sebagai air minum, media masakan, mencuci, dan membersihkan diri. Pemanfaatan secara tidak langsung diantaranya sebagai irigasi untuk sistem pertanian dan perkebunan, peternakan, serta perikanan. Apabila kualitas perairan turun, maka pemenuhan kebutuhan masyarakat pun menjadi menurun bahkan dapat menjadi lebih buruk lagi.
Budidaya rumput bebek sebagai sistem pembersihan perairan diharapkan dapat dilakukan dari skala rumah tangga hingga industri besar. Dengan demikian, kualitas perairan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap air akan meningkat. Selain itu, dengan budi daya rumput bebek dapat dijadikan alternatif sebagai pakan alami untuk hewan ternak karena kandungan proteinnya yang cukup tinggi (sekitar 45%).
Pustaka:
Anonim 1. 2007. Lemna. http://en.wikipedia.org/wiki/Lemna
Middleton, R. 2007. Makalah Hijau: Air Bersih Sumber Daya yang Rawan. http://www.usembassyjakarta.org/ptp/airbrs4.html#Pengolahan%20Rumput%20Bebek
Tidak ada komentar:
Posting Komentar